Dublin Core
Title
STRATEGI MEMBANGUN MINAT PEMUDA
TERHADAP USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM)
DI DESA KEBOIRENG KECAMATAN BESUKI KABUPATEN TULUNGAGUNG
TERHADAP USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM)
DI DESA KEBOIRENG KECAMATAN BESUKI KABUPATEN TULUNGAGUNG
Subject
STRATEGI MEMBANGUN MINAT PEMUDA
Description
Kurangnya pendampingan dari pihak terkait dan modal yang terbatas dalam
memulai suatu usaha, menjadikan minat dan keinginan pemuda kurang tertarik
terhadap usaha mikro kecil menengah (UMKM). Untuk mengetahui bagaimana
peran pemuda terhadap UMKM di Desa Keboireng Kecamatan Besuki Kabupaten
Tulungagung dan untuk mengetahui strategi dalam membangun minat dan
keinginan pemuda terhadap usaha mikro kecil menengah (UMKM) penelitian ini
dilakukan.
Merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jumlah informan 3 (tiga) orang,
diantaranya adalah ketua karang taruna yang mewakili dari pemuda, kepala desa,
dan pelaku usaha UMKM yang ada di Desa Keboireng. Data dikumpulkan
melalui wawancara, observasi dan data sekunder.
Riset menjelaskan bahwa berdasarkan analisis SWOT (Strenght, weakness,
opportunity, threat) yaitu Desa Keboireng merupakan penghasil pisang terbanyak
di Kecamatan Besuki, yang dimana lahan pertaniannya begitu luas mulai dari
sawah, kebun, dan tanah kering lainnya. Maka dari itu, sebenarnya pemuda bisa
memulai usaha kecil yaitu dengan berjualan pisang di sekitar jalan jalur lintas
selatan (JLS) dengan bermodalkan timbangan dan juga buah pisang tersebut.
Akan tetapi ada juga ancaman yang ditakutkan pemuda yaitu terkait kerugian,
dimana terdapat produk sejenis yang dijual, hasil nelayan juga merupakan peluang
besar bagi para pemuda bisa membentuk kelompok untuk mendirikan usaha
kuliner, batok kelapa bahkan sabut kelapa bisa juga dimanfaatkan menjadi
kerajinan tangan, seperti perahu mainan, asbak, gantungan kunci, sapu, dan lain
sebagainya. Sebenarnya masih banyak lagi hasil pertanian dalam Desa sendiri
yang bisa bisa dimanfaatkan dengan tidak harus mengeluarkan biaya yang besar,
hanya saja kesadaran dari pemuda itu sendiri yang belum bisa memadai, maka
dari itu pendampingan sangat-sangat dibutuhkan dalam membangun minat para
pemuda.
memulai suatu usaha, menjadikan minat dan keinginan pemuda kurang tertarik
terhadap usaha mikro kecil menengah (UMKM). Untuk mengetahui bagaimana
peran pemuda terhadap UMKM di Desa Keboireng Kecamatan Besuki Kabupaten
Tulungagung dan untuk mengetahui strategi dalam membangun minat dan
keinginan pemuda terhadap usaha mikro kecil menengah (UMKM) penelitian ini
dilakukan.
Merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jumlah informan 3 (tiga) orang,
diantaranya adalah ketua karang taruna yang mewakili dari pemuda, kepala desa,
dan pelaku usaha UMKM yang ada di Desa Keboireng. Data dikumpulkan
melalui wawancara, observasi dan data sekunder.
Riset menjelaskan bahwa berdasarkan analisis SWOT (Strenght, weakness,
opportunity, threat) yaitu Desa Keboireng merupakan penghasil pisang terbanyak
di Kecamatan Besuki, yang dimana lahan pertaniannya begitu luas mulai dari
sawah, kebun, dan tanah kering lainnya. Maka dari itu, sebenarnya pemuda bisa
memulai usaha kecil yaitu dengan berjualan pisang di sekitar jalan jalur lintas
selatan (JLS) dengan bermodalkan timbangan dan juga buah pisang tersebut.
Akan tetapi ada juga ancaman yang ditakutkan pemuda yaitu terkait kerugian,
dimana terdapat produk sejenis yang dijual, hasil nelayan juga merupakan peluang
besar bagi para pemuda bisa membentuk kelompok untuk mendirikan usaha
kuliner, batok kelapa bahkan sabut kelapa bisa juga dimanfaatkan menjadi
kerajinan tangan, seperti perahu mainan, asbak, gantungan kunci, sapu, dan lain
sebagainya. Sebenarnya masih banyak lagi hasil pertanian dalam Desa sendiri
yang bisa bisa dimanfaatkan dengan tidak harus mengeluarkan biaya yang besar,
hanya saja kesadaran dari pemuda itu sendiri yang belum bisa memadai, maka
dari itu pendampingan sangat-sangat dibutuhkan dalam membangun minat para
pemuda.
Creator
BONDAN SUBAGYO, SE., M.M.
Publisher
JURNAL BENEFIT FAKULTAS EKONOMI
Language
INDONESIA
Type
TEXT
