Dublin Core
Title
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG
KONSUMSI JAMU TRADISIONAL SELAMA KEHAMILAN
KONSUMSI JAMU TRADISIONAL SELAMA KEHAMILAN
Subject
PENGETAHUAN, JAMU TRADISIONAL, KEHAMILAN
Description
Kebiasaan mengkonsumsi jamu tradisional pada kehamilan menjadi tradisi ibu hamil dibeberapa
daerah, kebiasaan ini dapat menyebabkan kesulitan pada saat persalinan seperti ketuban keruh,
menghambat kontraksi dan keguguran. Kurangnya pengetahuan tentang jamu tradisional bisa
menyebabkan salah persepsi, sehingga masyarakat mempunyai anggapan bahwa penggunaan
tanaman obat lebih aman dibandingkan obat sintesis (Utami, 2008).
Desain penelitian deskriptif dengan variabel tunggal: tingkat pengetahuan ibu hamil tentang
konsumsi jamu tradisional selama kehamilan. Sampel penelitian semua ibu hamil sejumlah 40
orang dengan tehnik sampling jenuh dengan analisa data dengan teknik diskriptif.
Hasil penelitian pengetahuan pada tingkat tahu 30 responden (75%) punya pengetahuan dengan
kriteria baik. Pada tingkat paham 21 responden (52,5%) mempunyai pengetahuan dengan kriteria
kurang dan pada tingkat aplikasi, 31 responden (77,5%) mempunyai pengetahuan dengan kriteria
kurang dan 22 responden (55%) mempunyai pengetahuan cukup tentang konsumsi jamu
tradisional selama kehamilan.
Hasil penelitian mencakup pengetahuan pada tingkat tahu, paham dan aplikasi dapat dijelaskan
bahwa pendidikan sangat mempengaruhi tingkat pengetahuan. Rendahnya pendidikan sangat
berpengaruh terhadap penerimaan informasi dan daya serap informasi yang masuk apalagi
informasi yang didapat bersifat baru perihal konsumsi minum jamu selama kehamilan.
daerah, kebiasaan ini dapat menyebabkan kesulitan pada saat persalinan seperti ketuban keruh,
menghambat kontraksi dan keguguran. Kurangnya pengetahuan tentang jamu tradisional bisa
menyebabkan salah persepsi, sehingga masyarakat mempunyai anggapan bahwa penggunaan
tanaman obat lebih aman dibandingkan obat sintesis (Utami, 2008).
Desain penelitian deskriptif dengan variabel tunggal: tingkat pengetahuan ibu hamil tentang
konsumsi jamu tradisional selama kehamilan. Sampel penelitian semua ibu hamil sejumlah 40
orang dengan tehnik sampling jenuh dengan analisa data dengan teknik diskriptif.
Hasil penelitian pengetahuan pada tingkat tahu 30 responden (75%) punya pengetahuan dengan
kriteria baik. Pada tingkat paham 21 responden (52,5%) mempunyai pengetahuan dengan kriteria
kurang dan pada tingkat aplikasi, 31 responden (77,5%) mempunyai pengetahuan dengan kriteria
kurang dan 22 responden (55%) mempunyai pengetahuan cukup tentang konsumsi jamu
tradisional selama kehamilan.
Hasil penelitian mencakup pengetahuan pada tingkat tahu, paham dan aplikasi dapat dijelaskan
bahwa pendidikan sangat mempengaruhi tingkat pengetahuan. Rendahnya pendidikan sangat
berpengaruh terhadap penerimaan informasi dan daya serap informasi yang masuk apalagi
informasi yang didapat bersifat baru perihal konsumsi minum jamu selama kehamilan.
Creator
ERNAWATI TRI HANDAYANI, SST., M.Keb.
Language
INDONESIA
Type
TEXT
